:+86 15106109009
:sales@couplingzy.com
Content
Kopling universal dicirikan oleh kemampuan kompensasi misalignment sudutnya yang besar, dengan desain struktural yang berbeda memungkinkan rentang sudut pengoperasian yang berbeda antara dua poros yang terhubung. Dengan memanfaatkan struktur mekanisnya yang unik, kopling universal memungkinkan gerakan berputar terus-menerus dan transmisi torsi yang andal bahkan ketika poros penggerak dan poros penggerak tidak sejajar pada sumbu yang sama dan beroperasi pada sudut satu sama lain. Keunggulan utamanya meliputi kompensasi sudut yang kuat, struktur kompak, dan efisiensi transmisi yang tinggi.
Dalam aplikasi praktis, universal kopling umumnya diklasifikasikan ke dalam tipe tugas berat, tugas sedang, tugas ringan, dan tugas kecil sesuai dengan torsi yang ditransmisikannya. Kopling universal dilengkapi dengan gemuk yang cukup selama perakitan dan tidak memerlukan pelumasan tambahan pada awalnya. Namun, jika kopling telah disimpan lebih dari enam bulan, gemuk baru harus diberikan sebelum pemasangan.
Pelumasan kopling universal harus menyeluruh — selama periode pengoperasian awal, bagian bantalan harus dilumasi seminggu sekali. Setelah pengoperasian normal tercapai, bantalan harus dilumasi ulang setiap tiga bulan, sedangkan sambungan spline harus dilumasi setiap enam bulan.
Saat mengisi kembali gemuk pada bantalan, gemuk baru harus ditambahkan sampai gemuk lama benar-benar keluar melalui segel dan gemuk baru mulai muncul.
Dalam sistem transmisi tenaga berkecepatan tinggi dan beban berat, beberapa kopling juga memberikan bantalan, peredam getaran, dan meningkatkan kinerja dinamis sistem poros. Kopling universal terdiri dari dua bagian yang dihubungkan masing-masing ke poros penggerak dan poros penggerak. Dalam banyak sistem transmisi mekanis, peralatan listrik dihubungkan ke mesin yang bekerja melalui kopling.
Setiap sambungan umumnya dapat mengakomodasi sudut pengoperasian hingga 45° dan cocok untuk menghubungkan poros dengan jarak pusat yang relatif jauh. Alur pasak, lubang persegi, atau lubang heksagonal juga dapat dikerjakan sesuai dengan persyaratan aplikasi, dan sudut pengoperasian antara kedua poros diperbolehkan bervariasi dalam kisaran yang ditentukan selama pengoperasian.
Kopling universal poros silang banyak digunakan untuk mentransmisikan torsi dalam sistem penggerak mekanis industri seperti metalurgi, peralatan pengangkat, transportasi teknik, pertambangan, minyak bumi, pembuatan kapal, batu bara, pemrosesan karet, mesin pembuatan kertas, dan aplikasi industri berat lainnya.